Rabu, 22 Oktober 2008

Tugas tik 2

Perbedaan nama Domain dengan URL
   Domain name hanya mengacu pada sistem penamaan alamat internet protokol, sedangkan URL (Uniform Resource Locator) adalah sarana untuk menentukan alamat yang akan dipakai untuk mengakses internet, sebagai contoh: domain name untuk situs yang sedang anda buka ini adalah kominfo.go.id; sedangkan alamat URL untuk situs web adalah http://www.kominfo.go.id Boleh dikatakan, alamat URL merupakan alamat khusus untuk file tertentu yang bisa diakses oleh internet. Perlu diketahui, alamat URL tidak hanya mencakup file HTML, namun termasuk juga jenis-jenis file lain yang bisa diakses oleh internet, misalnya file image bertipe .jpg dan .gif. 

Fungsi HTML
   HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web.

Tipe-tipe koneksi internet

beberapa tipe koneksi internet,yaitu:

  • On Line Dial, account melalui Internet Provider Account ini sering disebut pula sebagai shell account. Penggunaan account ini lebih terbatas dan lebih diutamakan pada biaya yang rendah Online Accounts disediakan dari beberapa fasilitas, yaitu Internet provider, Online Service secara komersial, dan universitas pemerintahan atau organisasi non-profit.
  • Koneksi SLIP/PPP. Dengan koneksi SLIP/PPP, transfer data lebih cepat sehingga ketika An- da menjalankan program yang ada di Internet, Anda tidak perlu lagi mengirim data per karakter melalui modem.
  • Fasilitas yang disewa atau Leased Line. Untuk memakai line yang disewakan, kita perlu memakai TCP/IP software pada suatu LAN. Untuk membuat suatu fasilitas yang dapat disewa sangat sangat kompleks dan diperlukan waktu. Biasanya, perusahaan yang menggunakan line ini dipakai untuk dijual lagi ke perusahaan menengah atau kecil.

Jenis-Jenis Informasi yang Didapat dari Internet.

Banyak sekali informasi yang bisa kita dapatkan dari internet. Informasi tersebut dapat berupa : teks, gambar, video, suara, audio visual, dsb. Informasi-informasi tersebut antara lain :

-Informasi mengenai pendidikan => Pembelajaran via internet.
-Informasi mengenai dunia politik.
-Informasi mengenai pemerintahan.
-Informasi mengenai kemiliteran.
-Informasi mengenai bisnis.
-Informasi mengenai hiburan.
-Informasi mengenai kesehatan.
-Informasi mengenai gaya hidup, dsb.


Situs-situs Interaktif tentang Edukasi.

http://www.ilmupedia.com

http://www.e-smartschool.com

http://www.bse-invir.com

http://www.bukamata.com

http://www.iop.org

http://www.astronomy.com/asy/default.aspx

http://www.nationalgeographic.com

http://chem-is-try.com

http://www.oke.or.id

http://www.crayonpedia.org

http://www.duniabelajar.com

Selasa, 26 Agustus 2008

TUGAS KOMPUTER

  1. Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan 'interconnected-networking') ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya, bahkan warung internet (WARNET) pun termasuk dalam intranet.
  2. Manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke Internet:
    *Informasi untuk kehidupan pribadi : Kesehatan, Rekreasi, Hobby, Pengembangan Pribadi, Rohani, Sosial.
    *Informasi untuk kehidupan profesional/Pekerja : Sains, Teknologi, Perdagangan, Saham. Komoditas, Berita Bisnis, Asosiasi Profesi, Asosiasi Bisnis, Berbagai Forum Komunikasi. Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat Internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
  3. Hardware yang diperlukan untuk mengakses internet adalah CPU, RAM, hard disk, monitor, sistem operasi, modem, saluran telepon, software, Internet Service Provider.
  4. Komputer yang terhubung dengan saluran telepon hampir bisa dipastikan memerlukan modem. Nama "modem" sendiri merupakan kependekan dari "Modeluator - Demodulator".
    Modem mengubah sinyal menjadi bentuk yang bisa dikirimkan melalui saluran telepon. Alat ini akan memodulasi (istilah modulasi ini bisa kamu bayangkan seperti membungkus atau mengubah) sinyal digital dari komputer menjadi sinyal analog, yang merupakan jenis sinyal yang bisa dikirimkan melelui saluran telepon.
    Modem akan mengubah atau (melakukan demodulasi) sinyal tersebut kembali ke bentuk digital agar bisa dibaca oleh komputer.

    Modem merupakan sebuah singkatan yang berarti modulator-demodulator. Namanya ini disesuaikan dengan fungsinyasebagai modulator dan demodulator. Dalam kerjanya, modem melakukan proses modulasi dan demodulasi terhadap data yang dipancarkan. Modem menerima rangkaian pulsa biner dari periferal komputer, kemudian memodulasi karakteristik sinyal analog (level tegangan, frekuensi atau fasa) agar dapat disalurkan melalui saluran telepon atau cablelines. Sedangkan pada si penerima, sinyal yang ditumpangi ini oleh rangkaian demodulator dipisahkan kembali dari sinyal yang menumpanginya sehingga dapat dibaca oleh komputer, proses ini dinamakan demodulasi. Standarisasi darimodulasi dewasa ini berfungsi untuk mencapai kecepatan yang lebih baik lagi. Pada awalnya kecepatan dari modem ini adalah 300 bps dan dewasa ini telah mencapai 56 Kbps. Kecepatan modem itu sendiri sekarang ini sudah cukup cepat dibanding dahulu, tetapi untuk penggunaannya di Indonesia masih dibatasi dengan kurang bagusnya jaringan telepon yang tersedia. Saat ini kecepatan modem yang sering digunakan di Indonesia adalah sebesar 56Kbps, tetapi dengan kondisi jaringan telepon yang ada, kecepatan tersebut mungkin maksimal hanya sekitar 33.6 Kbps saja.
  5. CARA PENYAMBUNGAN DARI KOMPUTER KE MODEM 
    Untuk koneksi dengan internet, kita harus menyambungkan komputer pada modem. Jika anda menggunakan modem internal, pastikan modem sudah terpasang dengan baik pada Communication Port yang kosong. Setelah itu nyalakan komputer, dan ikuti langkah-langkah sederhana berikut:

    1. Klik Start > Control Panel. Komputer akan menampilkan jendela Control Panel.

    2. Pada jendela Control Panel, klik ganda ikon Phone and Modem Options. Klik pada bagian modem, jika anda sudah menginstall modem, maka akan tampil jendela modem properties. Jika anda ingin menambah driver modem baru, klik Add.

    3. Windows dapat melakukan deteksi otomatis terhadap perangkat modem yang telah terpasang pada komputer anda, tapi hal ini terbatas pada modem yang telah dikenali oleh windows. Jika anda memilih deteksi secara otomatis, maka kosongkan kotak Don’t detect my modem, lalu klik Next. Jika modem yang terpasang terdeteksi oleh windows, akan muncul pesan ‘The following modem has found on Communication Port : Com1 / Com2’. Pada bagian tengah muncul nama modem yang ditemukan, misalnya Standard Modem. Jika Anda memiliki modem jenis baru disertai file driver dalam disket / CD-ROM, sebaiknya anda memilih deteksi manual sehingga dapat memanfaatkan fitur terbaru dari modem tersebut misalnya kemampuan support 56kbps, fax, dan voice. Untuk itu, pilih kotak Don’t detect my modem, dan klik Next.

    4. Pada menu selanjutnya, ditampilkan daftar modem yang telah dikenali dan disediakan drivernya oleh windows. Pilih tipe modem yang sesuai dengan modem anda, lalu klik Next. Jika anda tidak memiliki file driver, anda dapat memilih type Standard Modem, misalnya dengan kecepatan 28800 bps, lalu klik Next sehingga anda dapat langsung menuju langkah 7. Jika anda memiliki file driver (disket/CD-ROM) yang disediakan vendor modem (pabrik), maka pasanglah disket/CDROM tersebut, lalu klik Have Disk.

    5. Pada kotak dialog Install From Disk, masukkan disket/CDROM yang berisi file driver modem anda, pilih drive yang sesuai, misalnya A:\ atau pilih CDROM. Pilih Browse untuk memilih drive lain.

    6. Jika file driver berhasil diambil, maka komputer akan menampilkan kotak dialog Install New Modem mengenai driver tersebut. Pilih driver yang sesuai, lalu klik Next.


    7. Setelah itu, anda dapat menentukan port komunikasi (COM) modem tersebut terpasang. Misalnya, anda memilih port COM1 karena biasanya modem terpasang pada port tersebut, kecuali dipakai untuk media lain. Lalu klik Next.

    8. Jika langkah anda benar, modem akan terpasang pada komputer anda. Klik Finish untuk mengakhiri setup modem anda. Untuk melakukan koneksi Internet, anda harus melakukan setting dial-up untuk menentukan nomor telepon ISP yang menyediakan akses internet.

Senin, 14 April 2008

CERPEN

Untuk postingan pertama, Serenity akan ngasih sebuah cerpen buat kalian. Cerpen ini mengisahkan seorang gadis asal Indonesia yang jadi tukang sapu halaman universitas Harvard. ia jatuh cinta banget sama Autumn di harvand yang katanya bagus banget itu loh! hidupnya berubah kala ia bertemu dengan seorang cowok.

mau tau lanjutannya? baca sendiri ya!

aku ngarepin komentar dari kamu.....

AUTUMN

Awal pertama aku menerima pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Harvard, aku berfikir kalau pekerjaaan ini akan sangat membosankan dan menyita banyak tenagaku. Dan ternyata memang benar. Meski aku hanya bekerja pada siang sampai sore hari, aku masih tetap kerepotan membagi waktu antara sekolah dan keperluanku untuk mencari uang. Apalagi, saat musim gugur seperti ini. Pekerjaan menyapuku akan bertambah dua kali lebih berat. Daun-daun terus berguguran ke tanah tanpa ada yang bisa yang mengendalikannya.

Kemudian, seiring berjalannya waktu, pikiranku berubah. Aku mulai merasakan keterikatan yang kuat dengan musim gugur di tempat ini. Setiap kali aku memasuki pintu gerbang Harvard, dan melewati tamannya yang banyak ditumbuhi pohon Ek, aku merasa damai. Jika pada musim dingin salju yang berjatuhan di atas kepalaku, sekarang daun-daun keringlah yang jatuh berguguran di atas tanah.
Ya! Sekarang adalah musim gugur. Dan tidak seperti orang lain yang lebih jatuh cinta pada Central Park saat musim gugur, aku lebih menyukai Harvard. I love this place so much, dan keterikatanku dengan tempat ini semakin kuat.
***
“Sapu yang bersih ya, Daphne!” kata si kembar Olive-Aly–melewatiku dengan gaya mengejek saat aku sedang menyapu halaman fakultas psikologi. Mereka bukan yang pertama, lusinan mahasiswa lain melakukan hal yang sama padaku. Mengolokku, mengataiku, menggangguku, bahkan mereka pernah mengacaukan pekerjaanku dengan menyebarkan daun-daun kering yang telah aku kumpulkan. Apa dimata mereka pekerjaan sebagai petugas kebersihan itu sangat hina? Tidak bisa apa mereka berterima kasih sedikit saja kepadaku karena toilet mereka bersih dan siap dipakai setiap pagi?
“Daphne?” kata seseorang dari belakang. Aku sudah sangat jengkel menghadapi orang-orang sejenis Olive-Aly, hingga aku berfikir kalau orang dibelakangku ini adalah orang lain yag akan memperolokku.
“APA?” sentakku seraya berbalik. Aku sedikit merasa bersalah telah membentaknya saat melihat wajah lugu orang ini–wajah tak bersalah yang sama sekali tak memenuhi syarat untuk masuk dalam daftar orang-orang yang menggangguku.
“Aku hanya ingin memberimu kalung ini.” Katanya seraya memberiku sebuah kalung yang sudah lama aku kenal, liontin peninggalan nenek yang dua hari lalu jatuh saat aku menyapu halaman fakultas psikologi. “Aku menemukannya kemarin.” Lanjutnya setelah aku mengambil kalung itu. Bagus, sekarang aku benar-benar merasa bersalah telah menggertaknya tadi.
“Bagaimana kau tahu ini kalungku?” tanyaku setelah meneliti kalungnya dengan teliti, jangan-jangan ada yang rusak.
“Ada tulisan Daphne Green. Siapa lagi yang punya nama itu di kampus ini kalau bukan kau.” Jawabnya. Dia tahu aku? Oh, tentu saja dia tahu aku. Siapa lagi sih, satu-satunya wanita petugas kebersihan di kampus ini kalau kalau bukan aku?
“Aku Andrew Costa.” Katanya, yang bagiku sangat tiba-tiba. Dia mengenalkan dirinya! Aku sangat tergoda untuk menjabat tangannya dan berkata, ‘senang berkenalan denganmu’ atau sejenisnya. Lalu, ketika akhirnya aku tidak bisa menahannya aku berkata, “Senang berkenalan denganmu Andrew.”

***

Andrew adalah satu-satunya temanku di Harvard. Dia teman yang sangat baik. Dia banyak sekali membantuku belajar untuk tes beasiswa masuk Harvard. Kemudian, dia membuatku tidak ‘merasa sendiri’ di sini. Kalau biasanya aku hanya menyelesaikan pekerjaanku lalu pulang tanpa membawa kesan apaupun selain musim gugurnya yang indah (itu juga kalau saat musin gugur saja), kini aku jadi sering berlama-lama untuk tinggal meskipun pekerjaanku telah selesai. Biasanya aku akan mengobrol sampai puas dengan Andrew di bawah pohon Ek.

Waktu berjalan... sudah lewat beberapa bulan sejak pertama kalinya aku bertemu Andrew. Musim gugur tergantikan dengan indahnya salju, udara semakin dingin dan natal menjelang. Kini, pekerjaanku menjadi lebih gampang dari biasanya, karena halaman yang biasanya aku sapu tertutupi salju. Aku hanya tinggal membersihkan kamar mandi dan mengelap kaca di fakultas hukum. Dan... aku juga lebih punya waktu untuk belajar ujian beasiswa tiga bulan lagi.
“Kenapa kau mau berteman denganku?” tanyaku di suatu sore saat kami sedang jalan-jalan di Harvard Square.
“Ehm, mungkin karena aku kasihan.” Jawab Andrew. dengan melihat ekspesinya saja yang kelihatan seperti dibuat-buat aku langsung tahu kalau ia bohong. Maka, aku memberinya ekspresi yang seperti, ‘Seriuslah!’. “Baiklah aku mengaku bohong. Aku berteman denganmu karena...” ia berfikir, “Aku tidak bisa menjawabnya.” Katanya lagi. Aku memberikan muka kesalku dan ia berkata, “Ini masalah hati. Aku tidak bisa menerjemahkan hatiku. Pokoknya kalau aku berda di sisimu, aku merasa nyaman.”

Aku tersanjung. Tidak pernah ada orang yang mengatakan hal seperti itu padaku. Sekalipun tiu adalah orang tuaku. Sebenarnya, selama ini aku terus memikirkannya, saat semua orang di Harvard menganggapku ‘tidak penting’, kenapa Andrew mau berteman denganku? Ia merasa nyaman bila berada di sisiku, apa hanya itu alasannya?
“hei, Daphne!” kata Andrew yang entah kenapa berubah menjadi sangat serius.
“Skripsiku telah selesai. Dua bulan lagi aku akan diwisuda.”
Aku tidak tahu harus bersikap bagaimana saat itu. Seharusnya ini menjadi saat bahagia, tapi, wajah dan ekspresi Andrew mengatakan lain.
“Bagus! Selamat ya! Sebentar lagi kau akan menjadi pengacara paling handal di Boston.” Kataku kemudian.

Ia menghentikan langkahnya, menatapku, kemudian berkata, “Aku tidak akan ada di Boston sesudahya.” Ada jeda– “Aku adalah pendatang. Aku kesini hanya untuk kuliah, rumahku di London, Daphe. Setelah aku lulus, aku akan langsung memimpin Firma hukum ayahku yang ada di sana.”

Aku tak tahu harus berkata apa. Bohong kalau aku bilang tidak sedih. Andrew telah menjadi teman yang baik selama aku di Harvard. Kami banyak menghabiskan waktu bersama, dan dia juga telah membawaku pada titik paling ceria dalam hidupku. Kehilangan dia sekarang...aku tidak bisa membayangkannya.
“Apa itu harus?” tanyaku tanpa melihat matanya.
Andrew mendengus, “Harus Daph! Sulit untuk mengatakannya, tapi mungkin kita tidak akan bertemu untuk beberapa waktu. Aku berdoa agar kau bisa lulus dalam ujian itu.”
Andrew, kalau saja dulu aku punya cukup keberanian untuk mengatakannya, aku akan bilang kalau pertemanan adalah hubungan paling baik yang pernah kita jalin. Tapi, apa bisa lebih dari teman?


***

SETAHUN KEMUDIAN, MUSIM GUGUR DI HARVARD

Uhhg, musim gugurnya indah.

Sekarang, aku berdiri di bawah pohon Ek di fakultas hukum Harvard dan lagi-lagi merasa damai di musim gugur seperti ini. Tapi, kali ini bukan sebagai tukang sapunya. Aku– Daphne Green adalah seorang mahasiswa di fakultas hukum Harvard. Ya, aku berhasil lulus dari ujian beasiswa itu.

Sudah setahun aku tidak bertemu dengan Andrew. Sama sekali tidak ada kontak ataupun berita. Ia menghilang serta menguap seperti udara. Meski demikian, aku masih yakin kalau Andrew akan menepati janji yang kami buat sebelum ia naik ke pesawat. Kalau ia akan segera kembali secepat yang ia harapkan.
“Daphne!” seseorang berseru dari belakang. Aku berbalik dan segera menyadari orang yang ada di depanku ini. Dia Andrew!
“Sedang apa kau di sini?” tanyaku dengan berusaha menyembunyikan keterkejutanku.
Ia merjalan mendekat. “Aku mengunjugi sepupuku di Manhattan. Lalu, aku tersadar kalau ada satu tempat yang harus aku kunjungi.” Katanya seraya menerawang ke pohon-pohon Ek yang daunnya telah habis. “Kenapa kita selau bertemu di musin gugur ya?”
Lagi. Aku kembali melihat ekspresi muka Andrew saat ia berbohong. Ia seperti seorang aktor yang tidak bisa berakting. “Ayolah Andrew, jujurlah! Apa yang membawamu kemari?”
“Daph, kita pernah membuat janji....”
“Jadi apa karena janji itu? Kau kesini hanya untuk menepati janji?” potongku tak sabar.

Andrew menatapku dalam. Hingga aku merasa kalau tatapannya itu langsung ke hatiku. “Kau salah.” Katanya. “Aku kesini bukan karena janji itu.” Ia menarik nafasnya dalam-dalam, “Seorang yang bernama Daphne Green-lah yang membawaku kemari, setahun ini hanya dia yang ada di otakku.”

Saat itu aku melupakan segalanya. Rasanya waktu menghilang tanpa jejak. Yang aku pikirkan hanyalah mata biru Andrew yang menatapku sangat dalam. Lalu ketika aku tersadar mata itu bergerak mendekat, aku merasakan seluruh tubuhku dilumuri cairan kebahagiaan abadi.

Ya, hanya aku dan Andrew di tengah indahnya musim gugur kampus Harvard.


THE END

A Thousand Story

Jadikan blog ini tempat kamu membaca cerita!

Di Earth's Pen ini kamu bakal menemukan banyak banget cerita.
Sinopsis buku, cerpen bikinan Earth's Pen, dan banyak lagi.

Kamu juga bisa request buku baru untuk kita bahas di Earth's Pen. Dalam hal ini kita juga belom tentu meng"iya"kan request kamu. tapi kita usahain deh!!!!
amu
Ada 2 pembahas di Earth's Pen. Yang pertama ada "Serenity" email : hupellpuff@yahoo.co.id jam online serenity di hari Selasa dan kamis antara jam 13.00 s/d 15.00

kedua ada "Destiny". kamu bisa kirim email di alamat yang sama. jam onlinenya di hari Rabu dan Sabtu antara jam 13.30 s/d 16.00

Earth's Pen ngarepin banget komentar dari kamu.....